id
Prestasi

Category

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) dengan bangga mengumumkan prestasi gemilang yang diraih oleh mahasiswa kami dalam ajang GENOM (Gen Corps Nursing Competition) 2024 yang diselenggarakan oleh Green Nursing Corps Universitas Airlangga. Kompetisi ini berlangsung dari tanggal 8 Juni hingga 26 Juni 2024 dan mengangkat topik tentang kesehatan jiwa dengan tema besar “Inovasi dalam terapi psikososial dan pengobatan untuk mengatasi tantangan spesifik pada depresi dan gangguan psikotik.” Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa FIK UI berhasil meraih prestasi sebagai berikut: – Juara 1 Olimpiade: Petra Siahaan, Alwa Dibsailya Haji, dan Danny Rahman – Juara 2 Olimpiade: Yunda Awalia Putri, Cahyani Salma Rahmania, dan Aisyah Saniyah Aburaera – Juara 1 Poster: Amalia Shadrina Putri dan Mellani Dekan FIK UI, Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N., menyatakan rasa bangganya atas prestasi ini. “Kami sangat bangga dengan pencapaian luar biasa yang diraih oleh mahasiswa FIK UI dalam kompetisi GENOM 2024. Keberhasilan ini mencerminkan dedikasi, kerja keras, dan komitmen mereka terhadap inovasi dalam bidang keperawatan, khususnya dalam terapi psikososial dan pengobatan untuk mengatasi tantangan spesifik pada depresi dan gangguan psikotik. Prestasi ini juga menunjukkan kualitas pendidikan yang kami berikan di FIK UI serta kemampuan mahasiswa kami untuk bersaing dan unggul di tingkat nasional,” ujar Agus Setiawan. Keberhasilan ini diharapkan dapat terus memotivasi mahasiswa FIK UI untuk berprestasi lebih baik lagi di masa mendatang dan membawa nama baik Universitas Indonesia di kancah nasional maupun internasional. FIK UI berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan akademik dan profesionalisme mahasiswa dalam berbagai bidang keperawatan.
Depok-Dua mahasiswa program studi Administrasi Keuangan dan Perbankan, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI) berhasil membawa pulang dua piala kemenangan dari ajang kompetisi tingkat nasional, yaitu UKI Banking Competition 2024. Mereka adalah Wisnu Hardianto, juara pertama untuk kategori content creator umum, dan Karin Viola Br Sembiring yang mendapatkan juara kedua dalam kategori customer service. Banking Competition 2024 merupakan kompetisi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar, berinovasi, dan meningkatkan keterampilan dalam menghadapi tantangan digitalisasi di industri perbankan dan keuangan. Beberapa kategori yang dikompetisikan di antaranya content creator umum dan bahasa daerah, menyanyi, essay SMA/SMK dan perguruan tinggi, Mobile Legends, cerdas cermat SMA/SMK dan perguruan tinggi, customer service, teller, dan grooming. Seluruh pemenang dari masing-masing kategori telah diumumkan pada Senin (3/6). Menurut Karin, pada lomba yang diikutinya, ia melakukan roleplay menjadi customer service di bank. “Pada kesempatan tersebut saya bertugas melayani nasabah yang ingin melakukan pembukaan rekening, komplain, hingga penutupan rekening, serta berbagai tugas customer service lainnya. Saya memperdalam tugas seorang customer service berdasarkan pembelajaran pada mata kuliah Praktik Layanan Nasabah. Bukan hanya mempelajari tugas dan fungsi seorang customer service, mahasiswa juga praktik dengan berpenampilan layaknya seorang customer service profesional,” ujar Karin. (Foto: Karin Viola Br Sembiring, mahasiswa program studi Administrasi Keuangan dan Perbankan) Sementara itu, Wisnu yang memenangkan juara pertama untuk kategori content creator umum, menceritakan bahwa konsep video yang dibawakannya berupa “Literasi Edukasi Pentingnya Menjaga Reputasi Keuangan”. Konten tersebut dibuatnya berdasarkan ilmu dan pengalaman saat mempelajari mata kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi di kelas. “Konten tersebut berisi ajakan kepada masyarakat untuk mengatur dan menjaga reputasi keuangan dengan cara mencatat setiap pengeluaran, menghindari utang, membuat rencana anggaran dan mematuhinya, serta investasi untuk masa depan. Saya berharap agar konten yang saya buat dapat menginspirasi lebih banyak orang, khususnya mengenai manajemen keuangan pribadi yang baik,” kata Wisnu. Selain mempelajari ilmu ekonomi, Wisnu juga memiliki kegemaran dan mengukir prestasi di bidang fotografi dan videografi sejak duduk di bangku SMA. Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, S.E., Ph.D, mengapresiasi prestasi yang telah diraih Karin dan Wisnu. Menurutnya, implementasi pembelajaran di kelas dapat dilakukan melalui keikutsertaan pada kompetisi. “Kompetisi yang diikuti Karin dan Wisnu secara langsung akan memberikan dampak bagi masyarakat, baik melalui pelayanan customer service yang merupakan salah satu kompetensi yang akan diaplikasikan mahasiswa Administrasi Keuangan dan Perbankan ketika lulus, maupun konten video yang memiliki pesan berdampak positif bagi keuangan masyarakat. Saya mengucapkan selamat kepada Karin dan Wisnu atas raihan prestasi tersebut,” ujar Padang.
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) dengan bangga mengumumkan bahwa STAND-Indonesia, sebuah program riset kolaborasi yang melibatkan FIK UI, University of Manchester, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Universitas Brawijaya, serta empat NGO, berhasil meraih penghargaan ‘Outstanding Contribution to Patient and Public Involvement and Engagement (PPIE)’ dari kategori kelompok. Penghargaan prestisius ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kegiatan Train the Trainer’s (TOT) Low Intensity Psychological Intervention yang berlangsung di Golden Tulip Holland Resort Hotel, Batu – Malang pada tanggal 22 – 26 April 2024. Acara TOT ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari psikiater, dokter umum, perawat, dan kader dari enam kota/kabupaten di Indonesia, yaitu Kota Tangerang, Kota Semarang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Magelang, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Jombang. Fasilitator kegiatan ini terdiri dari 11 fasilitator dari tim peneliti Indonesia dan Inggris, serta 3 fasilitator dari anggota Lived Experienced Advisory Group (LEAG) dan 1 orang ketua Community & Engagement Involvement (CEI). Acara ini berlangsung secara interaktif dan efektif, memberikan manfaat besar bagi semua pihak yang terlibat. Penghargaan ‘Outstanding Contribution to PPIE’ diselenggarakan oleh Faculty of Biology, Medicine and Health (FBMH) dari The University of Manchester. Penghargaan yang diadakan secara tahunan ini bertujuan untuk merayakan Keterlibatan dan Keterlibatan Pasien dan Masyarakat yang telah memberikan dampak positif bagi seluruh civitas fakultas serta seluruh pihak yang terlibat kerja sama bersama The University of Manchester. Tema penghargaan tahun ini adalah ‘Back to the Future: Reflecting on our past, shaping our tomorrow’, yang menekankan pentingnya refleksi masa lalu untuk membentuk masa depan yang lebih baik. Penghargaan ini mencerminkan dampak signifikan dari riset kolaborasi STAND-Indonesia yang telah berlangsung selama dua tahun, sejak Agustus 2022 hingga Agustus 2024. Pelibatan LEAG dan CEI dalam riset STAND sudah dimulai sejak konstruksi proposal hingga dengan kegiatan penelitian sejak awal. LEAG dan 4 organisasi CEI yaitu Into The Light, Ubah Stigma, KPSI, dan CISI berperan sebagai penasehat, fasilitator, hingga penulis dalam publikasi STAND. FIK UI berharap penghargaan PPIE ini dapat terus mendorong peningkatan kualitas riset dan kerja sama dengan CEI dalam riset kolaborasi STAND di masa mendatang. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pengembangan dan penerapan ilmu keperawatan yang inovatif serta meningkatkan keterlibatan dan kontribusi pasien dan masyarakat dalam setiap kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) dengan bangga mengumumkan bahwa salah satu mahasiswa berprestasi kami, Dimas Dwi Nugraha, mahasiswa program studi sarjana ilmu keperawatan kelas reguler tahun 2021, telah terpilih sebagai South East Asia Region (SEARO) Student Representative di International Council of Nurses (ICN) Nursing Student Steering Group untuk periode 2024-2025. International Council of Nurses (ICN) adalah organisasi global yang mewakili perawat dari seluruh dunia dan bertujuan untuk memastikan standar tertinggi dalam pendidikan dan praktek keperawatan. Terpilihnya Dimas sebagai wakil mahasiswa untuk wilayah Asia Tenggara merupakan pencapaian luar biasa yang tidak hanya membanggakan Dimas secara pribadi, tetapi juga seluruh sivitas akademika FIK UI dan Universitas Indonesia. Dimas Dwi Nugraha, seorang mahasiswa yang dikenal dengan dedikasi tinggi dan semangatnya dalam bidang keperawatan, telah melalui proses seleksi yang ketat untuk dapat terpilih sebagai wakil mahasiswa di ICN Nursing Student Steering Group. Seleksi ini melibatkan mahasiswa keperawatan dari berbagai negara di wilayah Asia Tenggara, dan Dimas berhasil menunjukkan keunggulan dan komitmennya dalam memajukan profesi keperawatan. Dalam proses seleksi tersebut, Dimas harus menyampaikan visi dan misinya untuk berkontribusi dalam ICN Nursing Student Steering Group. Dimas menyampaikan pentingnya meningkatkan pendidikan keperawatan yang berkualitas dan memperkuat kolaborasi antara mahasiswa keperawatan di seluruh Asia Tenggara. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan penelitian dalam bidang keperawatan untuk menghadapi tantangan kesehatan global di masa depan. Dekan FIK UI, Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N., menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Dimas. “Kami sangat bangga dengan terpilihnya Dimas Dwi Nugraha sebagai wakil mahasiswa wilayah Asia Tenggara di ICN Nursing Student Steering Group. Ini adalah pencapaian yang luar biasa dan menunjukkan kualitas mahasiswa FIK UI yang mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat internasional. Kami yakin Dimas akan membawa perspektif baru dan kontribusi yang signifikan dalam memajukan profesi keperawatan, khususnya di wilayah Asia Tenggara,” ujar Agus Setiawan. Dimas sendiri mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terpilihnya ia dalam posisi ini. “Saya merasa sangat terhormat dan bersyukur atas kesempatan ini. Ini adalah tanggung jawab besar, tetapi saya siap untuk belajar dan berkontribusi secara maksimal untuk memajukan profesi keperawatan di wilayah Asia Tenggara dan global. Saya berterima kasih kepada seluruh dosen dan teman-teman di FIK UI yang telah mendukung saya selama ini,” ungkap Dimas. Terpilihnya Dimas sebagai South East Asia Region Student Representative memberikan harapan besar bagi pengembangan profesi keperawatan di Indonesia dan wilayah Asia Tenggara. Dimas berencana untuk memperkuat jaringan antara mahasiswa keperawatan di seluruh wilayah, mengadakan berbagai program pengembangan kapasitas, serta mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam penelitian dan inovasi di bidang keperawatan. FIK UI berkomitmen untuk terus mendukung Dimas dalam perannya di ICN Nursing Student Steering Group dan berharap pencapaian ini dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa keperawatan untuk berprestasi dan berkontribusi di kancah internasional. Kami percaya bahwa dengan semangat dan dedikasi, mahasiswa keperawatan Indonesia dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam memajukan kesehatan global. Dengan pencapaian ini, FIK UI terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan dan mencetak perawat-perawat profesional yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional. Terpilihnya Dimas sebagai wakil mahasiswa di ICN Nursing Student Steering Group adalah bukti nyata dari komitmen tersebut.
Selamat kepada kontingen Taekwondo UI Atas perolehan medali pada kejuaraan tingkat nasional Ganesha Taekwondo Competition 2024 Medali Emas 🥇
  1. Galih Gusman (FIB, Sastra Rusia 2022)
  2. Cho Yonggi (FIB, Filsafat 2022)
  3. Mohammad Zidni Ilman (FIB, Filsafat 2022)
Medali Perak 🥈
  1. I Putu Surya Putra Atmaja (Vokasi, Terapi Okupasi 2022)
  2. Ratu Aura Shafira (FISIP, Kriminologi 2023)
  3. Adinda Swara Nabila (FKM, Gizi 2023)
  4. Annisa Nadya Radhwa (FMIPA, Kimia 2023)
  5. Sachiko Khazbiika Ismail (FIB, Sastra Rusia 2023)
  6. Alfi Amira Jasmine (FIB, Ilmu Sejarah 2023)
  7. Rizqika Nurrahma Faira (CCIT FTUI 2023)
Medali Perunggu 🥉
  1. Akmalia Putri (FT, Teknik Lingkungan 2021)
  2. Aisyah Najma Agrina (FT, Teknik Lingkungan 2022)
  3. Sarah Violetta Lasmi Damhuri (FT, Teknik Lingkungan 2023)
Kontingen Pomsae Individu Putri Ainur Melly (FIB, Sastra Inggris 2023) 29-30 Juni 2023, Indoor Stadium Kelapa Dua, Tanggerang #TaekwondoUI #KickWithUs  
Lima mahasiswa Teknik Lingkungan FTUI 2020 kembali menunjukkan prestasi gemilang dengan penelitian inovatif mereka. Kelima mahasiswa tersebut adalah Muhammad Kafka Alghifari, Aldrin Irsyarasyid, Mohammad Ghaffariy Al-Fairadj, Soebowo Adjinegoro, dan Shafira Anjani Putri. Melalui riset berjudul “The Removal of Heavy Metals in Wastewater Using Combinations of Recycled Materials: The Utilization of Banana Peel and Fly Ash – Bottom Ash (FABA) as Adsorbents to Address Acid Mine Drainage Pollution,” mereka berhasil meraih First Place Gold Medalist pada World Science, Environment, and Engineering Competition (WSEEC). Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan kulit pisang dan fly ash sebagai bahan penyerap untuk mengatasi polusi drainase tambang. Menurut Shafira Anjani Putri, proyek ini berawal dari beberapa skripsi yang membahas tentang adsorben. “Beberapa teman kami menemukan potensi adsorpsi dari material yang biasanya dianggap tidak berguna, seperti kulit pisang kepok serta fly ash dan bottom ash,” ujar Shafira menjelaskan latar belakang penelitian dibawah bimbingan dosen Departemen Teknik Sipil, Dr.-Ing. Sucipta Laksono S.T. M.T. Tim ini menciptakan reaktor adsorben yang bekerja mirip dengan unit filtrasi pada boiler atau PDAM, tetapi menggunakan bubuk kulit pisang kepok dan abu terbang sebagai material filter. Hasilnya, tim menghasilkan inovasi sebagai solusi yang lebih murah dalam proses fabrikasi material, lebih efektif, memiliki kemampuan menghilangkan logam berat hingga 94,7% dan usia pakai yang panjang (90 hari untuk timbal dan 1 minggu untuk besi dan kadmium). Dekan FTUI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, ST., M.Eng., IPU., memberikan apresiasinya, “Dampak dan manfaat dari penelitian ini sangat signifikan bagi masyarakat Indonesia. Dengan menggunakan bahan-bahan daur ulang yang murah dan mudah didapat, solusi ini dapat membantu mengurangi polusi air akibat aktivitas tambang, yang seringkali mencemari sumber air bersih dan mengancam kesehatan masyarakat sekitar. Selain itu, inovasi ini berpotensi menciptakan peluang ekonomi baru melalui pengolahan limbah menjadi produk yang bernilai guna.” WSEEC adalah kompetisi yang bergerak di bidang riset dan metodologi riset. Permasalahan yang diangkat pada lomba ini adalah terkait Industri 4.0. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila. Acara ini digelar di Universitas Pancasila pada 10—16 April 2024.  Terdapat 310 peserta yang mengikuti WSEEC, di antaranya berasal dari Indonesia, Vietnam, Australia, Hungaria,  dan Amerika Serikat.
Selamat untuk, Ryan Rafi Adiputro @ryan.adiputro Teknik Metalurgi, 2021 Meraih Medali dalam Cabang Panahan 2 Medali Emas 1 Medali Perunggu 21th Asean University Games 2024, Malang #prestasiUI #UIhebat  
Delegasi Fakultas Hukum Universitas Indonesia melalui @podiumfhui meraih Juara Umum pada Islamic Law Fair XIII Universitas Diponegoro Piala Prof. Abdullah Kelib, S.H. Kegiatan ini dilangsungkan pada tanggal 7-9 Juni 2024 dan memperebutkan tiga cabang lomba, yaitu Legal Opinion, Kompetisi Perancangan Undang-Undang, dan Karya Tulis Ilmiah. Adapun, Delegasi FH UI memenangkan: – Juara 1 Kompetisi Perancangan Undang-Undang oleh Thariq Qudsi (2022), Rofy Candra (2021), Natania Eliza (2021), Felicia Nakita (2022), dan Annisha Rahmadilla (2022) dengan bimbingan Bang Efraim Jordi Kastanya dan Mba Fitriani Ahlan. – Berkas Terbaik dan Juara 2 Kompetisi Legal Opinion oleh Olivia Magdalena (2021), Alifia Indah (2021), dan Lily Berliana (2021). Selain itu, pada penyerahan piala kepada Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada Jumat, 28 Juni 2024, diserahkan pula penghargaan Business Law Competition, dimana delegasi Podium FH UI mendapatkan penghargaan Best Contract dan Juara 3 Contract Drafting Competition serta Juara 2 lomba Legal Opinion. (humas/aniapr)
Empat Mahasiswa Universitas Indonesia (UI): Safry Sitorus, mahasiswa Fakultas Teknik (FT), Adnan Hasyim Wibowo, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) bersama Wildan Bagus Maulana dan Farrel Mukti Attallah, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB); dan Rafi Aurelian, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi “AAPG Sustainable Development in Energy Competition 2024” yang diselenggarakan oleh American Association of Petroleum Geologists (AAPG) di Houston, Texas, Amerika Serikat (17/6). Mereka tergabung dalam Tim MAKARA dari Universitas Indonesia (UI) yang menampilkan inovasi serta solusi kreatif dalam bidang energi terbarukan dan berhasil mengungguli tim lainnya yang berasal dari Hungaria dan India. Proyek Tim MAKARA yang berjudul “Canopi: Enhancing Solar Energy Efficiency and Coffee Yield via Dual-Axis Agrivoltaic Integration with Shade-Grown Cultivation”, menarik perhatian dewan juri dengan pendekatannya yang inovatif dalam meningkatkan efisiensi energi surya, dan hasil panen kopi melalui integrasi agrivoltaik dua sumbu dengan budidaya kopi. Proyek Canopi yang diajukan oleh Tim MAKARA merupakan sebuah proyek bisnis eko-sosial yang menggabungkan teknologi energi terbarukan dengan praktik pertanian berkelanjutan. Dalam proyek ini, mereka menggunakan panel surya yang dapat bergerak mengikuti posisi matahari (dual-axis) untuk memaksimalkan penyerapan energi. Panel surya ini dipasang di atas lahan pertanian kopi yang menggunakan metode budidaya di bawah naungan (shade-grown cultivation). Metode ini tidak hanya meningkatkan efisiensi penyerapan energi surya, tetapi juga memberikan manfaat bagi tanaman kopi yang tumbuh di bawahnya. Tanaman kopi yang dibudidayakan dengan metode budidaya di bawah naungan tersebut cenderung memiliki kualitas yang lebih baik dan lebih tahan terhadap perubahan iklim. Selain itu, integrasi agrivoltaik ini juga membantu mengurangi penguapan air dari tanah, sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan air dalam pertanian. Safry Sitorus, ketua Tim MAKARA, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian ini. “Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang energi terbarukan. Kami berharap proyek Canopi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan menginspirasi generasi muda untuk terus berinovasi demi masa depan yang berkelanjutan,” ujar Safry. Dukungan dari universitas, dosen pembimbing, dan seluruh pihak terkait memainkan peran penting dalam keberhasilan Tim MAKARA. “Kami mendapatkan bimbingan dan dukungan yang luar biasa dari para dosen dan pihak universitas. Mereka membantu kami dalam setiap tahap pengembangan proyek ini, mulai dari penelitian awal hingga presentasi akhir di kompetisi,” ujar Adnan Hasyim. Dekan FTUI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU menyampaikan, ”Proyek ‘Canopi’ tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi juga kreativitas dan inovasi dalam mencari solusi untuk tantangan global di bidang energi terbarukan dan pertanian berkelanjutan.” Lebih lanjut, Prof. Heri menyatakan bahwa pendekatan yang digunakan dalam proyek ini sangat relevan dan memiliki potensi besar untuk diterapkan secara luas. “Integrasi agrivoltaik dua sumbu dengan budidaya kopi yang dilakukan oleh Tim MAKARA menunjukkan bahwa kita dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi energi surya sekaligus meningkatkan hasil panen. Ini adalah contoh nyata dari bagaimana inovasi dapat memberikan manfaat ganda bagi lingkungan dan sektor pertanian.” Kompetisi tahunan AAPG kali ini diadakan secara daring dari Houston dengan melibatkan peserta dari kalangan mahasiswa dan profesional muda di seluruh dunia. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang untuk memamerkan kemampuan teknis dan inovasi, tetapi juga untuk berbagi pengetahuan dan belajar dari peserta lain yang memiliki visi yang sama untuk masa depan energi yang lebih baik.
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Tim Bantuan Medis Badan Eksekutif Mahasiswa Ikatan Keluarga Mahasiswa (TBM BEM IKM) FKUI meraih Juara 2 pada kompetisi Meridien Cup XI 2024. Acara tersebut diselenggarakan oleh TBM Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ) pada tanggal 31 Mei hingga 2 Juni 2024 di Kampus FKK UMJ, Tangerang, Banten. Meridien Cup XI adalah kompetisi tahunan yang diikuti oleh TBM Fakultas Kedokteran dari seluruh Indonesia. Tahun ini, acara mengusung tema “TRAFFIC: Become A Formidable Team in Dealing With Emergency To Save Yourself and Others” dan menghadirkan berbagai agenda menarik seperti Seminar Basic Life Support dan Trauma Muskuloskeletal, Lomba Simulasi Kegawatdaruratan Lalu Lintas, Medical Competition of Emergency and Traumatology (MCET), serta Lomba Cerdas Cermat Tanggap (CCT) MERIDIEN. Tim TBM BEM IKM FKUI, sebelum ke babak final lomba Cerdas Cermat Tanggap harus melalui dua tahap perlombaan, yakni Lomba Simulasi Kegawatdaruratan Lalu Lintas dan MCET. Dalam kompetisi Simulasi Kegawatdaruratan Lalu Lintas, tim TBM FKUI dibagi menjadi tiga kelompok: Tim Triase, Tim Evakuasi, dan Tim Tatalaksana. Tim Triase terdiri dari Haidar Hilmi Ramadhan (FKUI 2021), Qatrunada Maura Dakota (FKUI 2022), dan Zalfa Zahira (FKUI 2022). Tim Evakuasi beranggotakan Nailah Hasna Azzahra (FKUI 2022), Zefanya Parlindungan Simanjuntak (FKUI 2021), Ilham Fauzan Rahman (FKUI 2021), dan Zefanya Levia Damayanti (FKUI 2021). Sedangkan Tim Tatalaksana terdiri dari Jessica Angeline Yoswara (FKUI 2022) dan Bagus Ryan Rafiansyah (FKUI 2022). “Tim kami diberikan skenario bencana. Pertama, Tim Triase melakukan triase terhadap korban, kemudian Tim Evakuasi memindahkan korban dari Red Zone ke Green Zone, dan terakhir, Tim Tatalaksana memberikan penanganan medis sesuai kondisi korban. Setelah simulasi, saya dan Naufal Ahmad Akbar harus menghadapi MCET dengan 100 soal MCQ untuk menambah poin,” jelas Ilham Fauzan Rahman. Tiga tim dengan nilai akumulasi tertinggi dari lomba simulasi dan MCET berhak melaju ke babak final. Tim TBM BEM IKM FKUI berhasil masuk tiga besar dengan total poin 111,5 dan melaju ke babak final Lomba Cerdas Cermat Tanggap. Lomba CCT terbagi menjadi dua babak: pertanyaan wajib dan rebutan. Pada pertanyaan wajib, setiap tim diberikan lima soal dengan nilai 20 poin per jawaban benar. Sedangkan pertanyaan rebutan terdiri dari 10 soal dengan jawaban benar mendapatkan 100 poin dan jawaban salah mengurangi 20 poin. Dengan akumulasi nilai dari lomba simulasi, MCET, dan CCT, Tim TBM BEM IKM FKUI berhasil menjadi Juara 2. “Tantangan terbesar adalah mengimbangi persiapan lomba dengan kesibukan akademis dan non akademis. Saat lomba simulasi, kami harus tetap tenang dan teliti dalam menolong pasien,” ujar Haidar Hilmi Ramadhan, leader tim simulasi. Dekan FKUI, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., MMB, mengapresiasi prestasi ini. “Prestasi ini tentu membanggakan FKUI dan menunjukkan bahwa sebagai mahasiswa kedokteran perlu juga untuk menumbuhkan jiwa kompetitif, terlebih lagi bidang yang dilombakan ini pasti akan bermanfaat nantinya sebagai tenaga kesehatan. Kami akan terus mendukung dan mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi pada kompetisi-kompetisi yang ada, bahkan kalau bisa selalu menargetkan untuk juara. Semoga keberhasilan ini memotivasi mahasiswa FKUI lainnya untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik,” ujar Dekan FKUI.
1 2 3 10