id

FEB UI x Green English, Delegasi FEB UI Kenalkan Perencanaan Keuangan Berwawasan Lingkungan untuk Siswa Tingkat Sekolah Dasar

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) bersama komunitas Green English menginisiasi program pengabdian masyarakat pendidikan ekonomi berbasis lingkungan kepada pelajar SD di Jakarta, Minggu (18/6/2023). Program ini ditujukan untuk menumbuhkan literasi keuangan melalui perencanaan keuangan yang berkelanjutan sedini mungkin.

Pemaparan materi disampaikan oleh Dr. Wahyu Jatmiko dan Dr. Nur Dhani Hendranastiti, selaku dosen program studi Bisnis Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Dalam paparannya, Wahyu menekankan 3 magic words dalam melakukan perencanaan keuangaan yang perlu diketahui pelajar pada tingkat sekolah dasar, yaitu spend, save, dan share (3S). Turut hadir dalam kegiatan, Mulky Rizfy Izmul Azhom dan Ananda Agista (mahasiswa di program yang sama).

Ia juga menyampaikan pentingnya melakukan 3S yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek sosial dan lingkungan. Pemaparan dikemas secara menarik melalui cerita dan games yang cocok bagi pelajar SD.

“Program pengabdian masyarakat Pendidikan Ekonomi Berbasis Lingkungan bersama Green English ini merupakan usaha FEB UI mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 12 Responsible Consumption and Production dan SDG 13 Climate Action,” kata Wahyu.

Kegiatan ini diikuti oleh 36 pelajar sekolah dasar yang bergabung dalam komunitas Green English yang didirikan oleh alumni FEB UI, Nadiyah Amatul Haq.

“Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan perencanaan keuangan (spend, save, share), dilanjutkan dengan konsep responsible spending, dan diakhiri dengan praktik melalui games, konsisten dengan konsep outdoor environment education” ujar Nadiyah.

Partisipan dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan uang untuk dialokasikan ke dalam 3 pos, yaitu pos untuk spending, saving, dan sharing. Dalam pos spending, partisipan memiliki 2 pilihan untuk membeli makanan dengan kemasan eco-friendly atau tidakPada pos sharing, partisipan juga diberikan pilihan untuk memberikan kontribusi finansialnya pada proyek pembangunan ramah lingkungan atau tidak. Pada pos saving, peserta diberikan pilihan untuk menentukan tujuan dan besaran tabungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelajar tingkat sekolah dasar dapat memiliki pemahaman literasi keuangan berbasis lingkungan.

Leave a Reply