Mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bernama Gadis Alila Kuncoro meraih gelar winner Miss Hijab Indonesia 2025

Seorang mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bernama Gadis Alila Kuncoro meraih gelar winner Miss Hijab Indonesia 2025, yang digelar PT Putra Anta Gemilang, karena mengusung program advokasi bernama ScholarZip yang bertujuan untuk menjembatani akses informasi beasiswa bagi para pelajar Tanah Air.
Selain melalui berbagai tahapan seleksi, seperti presentasi advokasi, debat, 
keyword challenge, dan motion challenge tentang pendidikan dan pemberdayaan perempuan, Gadis yang juga mahasiswi Program Studi Teknik Industri di Fakultas Teknik UI Angkatan 2022 itu juga mengikuti tahap pra-karantina bersama 43 peserta dari berbagai daerah hingga puncak acara pada 15 November lalu. Miss Hijab Indonesia merupakan kompetisi yang berfokus pada pengembangan peran perempuan di bidang sosial dan pendidikan.

Sementara itu, inovasi ScholarZip dirancang melalui rangkaian kegiatan yang mencakup mentoringwebinar, serta sesi luring yang edukatif dan inspiratif. Melalui program itu, Gadis berupaya membuka peluang lebih luas bagi para pelajar untuk mendapatkan informasi beasiswa yang selama ini masih terbatas dan belum merata, terutama bagi mereka yang berasal dari daerah dengan keterbatasan akses informasi.

Dalam persiapannya, Gadis melakukan berbagai upaya untuk memperdalam kapasitas diri. Ia meningkatkan wawasan umum dengan banyak membaca dan mengikuti perkembangan berita, melakukan kajian melalui jurnal, serta memperkuat landasan nilai melalui referensi Al-Qur’an dan Hadis. Selain itu, Gadis juga mengasah kemampuan Bahasa Inggris sebagai nilai tambah selama kompetisi berlangsung.

“Karena Miss Hijab Indonesia berfokus pada bidang pendidikan, perempuan, dan sosial; saya berusaha memperkuat pengetahuan dan cara berpikir saya agar lebih matang dan relevan dengan isu yang diangkat,” kata Gadis.

Sebagai mahasiswa, Gadis juga menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara tanggung jawab akademik dan kompetisi, termasuk rasa ragu dan kurang percaya diri. Namun, ia mengatasinya dengan menerapkan disiplin manajemen waktu, konsisten belajar, serta menjaga komunikasi yang baik dengan lingkungan kampus dan tim pendukungnya.

“Konsisten belajar membantu saya mengalihkan rasa takut dan tidak percaya diri, sementara disiplin waktu dan komunikasi yang baik membuat saya mampu menjalankan peran di kampus dan kompetisi secara seimbang,” tambahnya.

Prestasi yang diraih Gadis itu mendapat apresiasi dari Dekan FT UI Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D. Menurut Kemas, pencapaian Gadis mencerminkan mahasiswa FT UI yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan integritas yang kuat. “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FT UI mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat. Kami bangga dan berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa,” tutur Kemas.

UI mengapresiasi capaian tersebut dan terus mendorong mahasiswanya untuk mengembangkan potensi, berinovasi, serta meraih prestasi di berbagai bidang guna membawa nama baik fakultas dan universitas di tingkat nasional maupun internasional.

Leave a Reply