Mahasiswa FKG UI Borong Prestasi di Ujian Kompetensi Nasional 2025

Deretan prestasi kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) dalam pelaksanaan Ujian Kompetensi Nasional (UKOMNAS) 2025. Tidak hanya sekadar menyelesaikan evaluasi akhir yang menentukan kelulusan sebagai spesialis, para peserta didik FKG UI tampil unggul di berbagai kategori dan menorehkan prestasi dari lima bidang spesialisasi berbeda: Periodonsia, Prostodonsia, Radiologi Kedokteran Gigi, Konservasi Gigi, dan Penyakit Mulut.

Uji kompetensi ini merupakan tahapan evaluasi akhir yang wajib dilalui oleh peserta didik PPDGS sebelum dinyatakan lulus sebagai spesialis. Evaluasi mencakup berbagai metode penilaian, mulai dari Computer Based Test (CBT), OSCE (Objective Structured Clinical Examination), SOCA (Structured Oral Case Analysis), hingga ujian lisan, yang mengukur kedalaman pengetahuan, ketepatan diagnosis, serta kemampuan analisis klinis peserta secara menyeluruh.

Pada Ujian Kompetensi Nasional Spesialis Periodonsia yang dilaksanakan pada 22 Juni 2025, drg. Nurul Khairiyahdinobatkan sebagai peserta terbaik II, sementara drg. Ignatia Rosadi Nugroho, drg. Mirsarinda Anandia Leander, dan drg. Sofia Zaematul Arifah meraih predikat terbaik V.

Dalam Ujian Kompetensi Nasional Spesialis Prostodonsia yang dilaksanakan pada 27–30 Juni 2025, drg. Geraldine Ria Adrianne meraih Terbaik II untuk ujian SOCA, drg. Fernandy Hartono meraih Terbaik II untuk ujian OSCE, serta drg. Andri Junaidi menyabet posisi Harapan II untuk ujian OSCE.

Adapun pada Ujian Kompetensi Nasional Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi, yang digelar pada 30 Juni hingga 1 Juli 2025, drg. Natalya Indayani berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus sebagai Lulusan Terbaik II Nasional, Terbaik I Ujian OSCE, dan Terbaik II Ujian Lisan. Selain itu, drg. Demitria Naranti Santoso meraih Terbaik II untuk ujian OSCE, dan drg. Puti Fatisa mendapat penghargaan Terbaik II untuk ujian SOCA.

Pada UKOMNAS XXXV Spesialis Konservasi Gigi (4–5 Juli 2025), prestasi kembali diraih oleh mahasiswa FKG UI. drg. Windy Najla meraih peringkat 1 OSCE terbaik, drg. Carabella meraih peringkat 4 total nilai tertinggi, drg. Arfia Sarafina meraih peringkat 6, dan drg. Rahmatul Hayati meraih peringkat 10 total nilai tertinggi nasional.

Sementara itu, dalam UKOMNAS Spesialis Penyakit Mulut yang berlangsung pada waktu yang sama, drg. Anandita Riska Pratiwi, Sp.PM meraih dua gelar sekaligus sebagai Peringkat 1 CBT dan Peringkat 1 SOCA. Disusul oleh drg. Haniah Alatas, MARS, Sp.PM yang meraih peringkat 2 CBT dan peringkat 2 OSCE, serta drg. Demilyadioppy Abevit, Sp.PM yang dinobatkan sebagai peringkat 1 OSCE.

Melengkapi deretan ujian kompetensi yang telah dilaksanakan, Program Spesialis Odontologi Forensik FKG UI juga telah menyelesaikan ujian kompetensinya pada 6 Juli 2025, yang diikuti oleh delapan peserta didik (3 dari program reguler dan 5 dari program fast track). Dari ujian ini, drg. Roben Suhadi Pasaribu, M.Si., Sp.OF dinobatkan sebagai peserta didik dengankelulusan terbaik, menunjukkan kualitas dan kesiapan lulusan dalam bidang forensik odontologi yang semakin relevan dalam sistem hukum dan identifikasi forensik di Indonesia.

Dekan FKG UI, Prof. drg. Lisa Rinanda Amir, Ph.D., PBO, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Prestasi ini menjadi awal dari perjalanan panjang sebagai tenaga profesional. Kami berharap para lulusan ini dapat menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan gigi spesialis yang unggul, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Lisa. Capaian ini semakin memperkuat posisi FKG UI sebagai institusi pendidikan kedokteran gigi yang konsisten mencetak lulusan spesialis yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Leave a Reply