Pada tanggal 21 Januari 2026, Gerakan UI Mengajar (GUIM) 15 melaksanakan kegiatan Pelatihan Guru yang berkolaborasi dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten Cirebon di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman guru mengenai konsep dan prinsip Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) serta meningkatkan kapasitas guru dalam merancang dan menerapkan media pembelajaran yang kreatif dan kontekstual. Pelatihan diikuti oleh 42 tenaga pendidik yang terdiri dari enam kepala sekolah dan para guru dari enam sekolah titik aksi GUIM 15, yaitu SDN 3 Kasugengan Kidul (Kecamatan Depok), SDN 3 Sindangjawa (Kecamatan Dukupuntang), SDN 2 Orimalang (Kecamatan Sindangjawa), SDN 1 Karanganyar (Kecamatan Karangwareng), SDN 1 Seuseupan (Kecamatan Karangwareng), dan SDN 2 Dukuhwidara (Kecamatan Pabedilan).

Kegiatan pelatihan guru yang dilakukan oleh Gerakan Universitas Indonesia Mengajar (GUIM) Angkatan 15 bersama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten Cirebon.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, S.Pd., M.M., yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran GUIM 15 di Kabupaten Cirebon. Pelatihan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas guru serta menjadi ruang inspiratif bagi para pendidik untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, demi mendorong terciptanya pembelajaran yang semakin berkualitas di sekolah masing-masing.
Setelah sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten Cirebon. Materi pertama bertajuk Konsep dan Kerangka Pembelajaran Mendalam disampaikan oleh Ibu Yatci Andriyani, M.Pd. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada komponen utama Pembelajaran Mendalam (3M) serta fenomena schooling without learning yang menjadi perhatian para tenaga pendidik saat ini. Diskusi berlangsung dengan antusias, ditandai dengan partisipasi aktif para guru dari setiap titik aksi yang menjawab pertanyaan dan berinteraksi langsung dengan pemateri.
Setelah sesi materi pertama, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi kedua sekaligus praktik oleh Bapak Susmono, S.Pd.SD mengenai Asesmen Pembelajaran Mendalam. Pada sesi ini, para guru dibimbing untuk menyusun perangkat asesmen pembelajaran yang mencakup capaian pembelajaran, asesmen formatif, hingga asesmen sumatif. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan hasil rancangan asesmen yang telah disusun sebelum melanjutkan ke tahap praktik berikutnya. Sebagai penutup, peserta juga diarahkan untuk menyusun perencanaan pembelajaran (RPP-PM) dengan memanfaatkan dukungan teknologi berbasis kecerdasan artifisial generatif.
Melalui pelatihan ini, GUIM 15 berharap para guru semakin percaya diri menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa serta mampu menciptakan suasana belajar yang lebih bermakna di kelas. Kolaborasi antara mahasiswa, Kelompok Kerja Guru, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas pendidikan sekolah dasar, sekaligus membuka ruang sinergi berkelanjutan demi menghadirkan pembelajaran yang relevan dan berdampak bagi anak-anak Indonesia, sejalan dengan semangat Gerakan UI Mengajar Angkatan 15 untuk Bersama Jelajah Potensi, Rayakan Mimpi Anak Negeri.
