Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional melalui ajang Foreign Direct Investment International Arbitration Moot (FDI Moot) 2025. Kompetisi arbitrase internasional bergengsi yang diselenggarakan oleh Center for International Legal Studies (CILS) ini berlangsung pada 29 Oktober–2 November 2025 di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa hukum dari seluruh dunia untuk memperoleh pengalaman praktis dalam penyelesaian sengketa antara investor dan negara (investor-state disputes), serta menjadi wadah bagi akademisi dan praktisi untuk mengamati serta mengevaluasi potensi talenta hukum generasi muda.

Pada penyelenggaraan tahun ini, delegasi FHUI berhasil meraih penghargaan 1st Ranked Claimant Memorial, sekaligus menjadi pencapaian pertama UI sebagai peringkat tertinggi pada memorial sisi Claimant di sepanjang sejarah keikutsertaan. Tidak hanya itu, tim FHUI juga mencatatkan diri sebagai 5th Highest Ranked Team dari total 68 universitas peserta pada Global Rounds. Peringkat ini ditentukan berdasarkan gabungan nilai memorial dan oral rounds, dan membawa tim FHUI unggul atas berbagai universitas ternama dunia seperti National University of Singapore, King’s College London, hingga Peking University School of Transnational Law.
Delegasi FHUI tahun ini terdiri dari:
- Muhammad Zidny Ilman (FH UI’23)
- Natasya Maria Pasaribu (FH UI’22)
- Nicole Calista Widjaja (FH UI’23)
- Noah Nathaniel Lim (FH UI’23)
- Wilson Changgrairawan (FH UI’23)
Kesuksesan tim tidak lepas dari dukungan dan bimbingan para alumni serta mahasiswa FHUI yang melatih mereka selama persiapan kompetisi, yakni: Angky Banggaditya, S.H.; Aldwin Octavianus Wijaya, S.H., LL.M.; Daniel Pakpahan, S.H., LL.M.; Samara Sastrosatomo, S.H.; Trisha Cornellia David, S.H.; Angeline Emily Wielando, S.H.; dan Jody Nicholas Simandjuntak (FH UI’22).
Prestasi ini memperkuat posisi FHUI sebagai salah satu fakultas hukum terdepan dalam pengembangan kemampuan mahasiswa di bidang arbitrase internasional, khususnya dalam penyelesaian sengketa antara investor dan negara. FHUI berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkompetisi dan mengharumkan nama Indonesia di panggung global.

