
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) kembali berbangga. Kebanggaan kali ini datang dari prestasi gemilang yang diraih oleh Keisha Rochelline Simorangkir atau yang lebih dikenal dengan nama Roche. Mahasiswa FKUI angkatan 2024 itu baru saja berhasil melewati berbagai tantangan dan meraih gelar sebagai Juara Kedua dalam ajang Clash of Champions (CoC) Season 2. Ajang ini merupakan kompetisi antar mahasiswa lintas disiplin ilmu yang diselenggarakan oleh platform Ruangguru. Pengumuman para juara dilaksanakan tanggal 23 Agustus 2025 di Balai Sarbini, Jakarta.
Dalam kompetisi tersebut, Roche tampil impresif sejak awal. Ia memenangi sejumlah tantangan, termasuk Harmonic Maths dan Multiverse Combat: Arithmetic, yang memperlihatkan kemampuannya dalam berpikir logis dan analitis. Ajang ini sendiri mempertemukan 80 mahasiswa terbaik dari berbagai universitas, baik di dalam maupun luar negeri, untuk beradu kecerdasan, kecepatan berpikir, dan strategi.
Roche mengaku bahwa pengalamannya di COC Season 2 menjadi kesempatan baginya untuk berkembang di luar kegiatan akademik. “Lewat ajang ini, saya juga bisa berbagi inspirasi kepada masyarakat melalui media sosial. Selain itu, saya juga termotivasi oleh kakak tingkat, Kak Shakira dan Kak Alfie, yang sudah lebih dulu menjuarai Season 1,” ungkapnya.
Roche dikenal sebagai sosok mahasiswa berprestasi yang konsisten menunjukkan keunggulan akademik. Pada tahun 2023, Ia meraih Gold Medal dan penghargaan Best Experiment di Olimpiade Sains Nasional (OSN) Biologi. Tahun 2024, Ia meraih Silver Medal pada International Biology Olympiad (IBO) 2024 di Kazakhstan. Pada tahun yang sama, Ia terpilih sebagai Perwakilan Teladan Nasional Kemendikbudristek 2024 dalam sidang di DPR RI. Roche juga berkesempatan untuk mewakili Indonesia dalam Asia World Model United Nations (AWMUN) di Bangkok dan meraih penghargaan Best Verbal Commendation of WHO.
Roche melengkapi perjalanan akademiknya di FKUI dengan mengikuti beragam kompetisi dan menjadi juara baik sebagai individu maupun bagian dari tim. Di tahun 2025 saja, setidaknya telah ada lima penghargaan yaitu sebagai Juara 1 Oral Presentation Simposium HOPECARDIS 2025, Juara 2 Oral Presentation Simposium PIPKRA 2025, Juara 1 Oral Presentation CIMSA Olympiad UPH, Juara 1 Research Paper SARCOMA AMSA USK, serta Juara 1 Scientific Poster Vagus Emergency Symposium 2025. Selain itu, Roche juga membuktikan kecemerlangannya dengan raihan IPK 3,97 pada semester pertama di FKUI.
“Bapak Ibu dokter dan profesor yang ada di FKUI sangat suportif. Banyak juga kakak tingkat di FKUI yang selalu membimbing dan berbagi pengalaman, baik soal akademik, lomba, maupun penelitian. Secara keseluruhan, lingkungan di FKUI jadi inspirasi besar buatku untuk terus belajar dan berusaha,” tutur Roche.
“Semoga aku bisa menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya sehingga kelak ilmunya bisa bermanfaat sebagai seorang calon dokter. Aku juga berharap di kesempatan lain bisa terus berprestasi, mengharumkan nama almamater, sekaligus menjalin relasi baik dengan banyak orang,” tambahnya.
Selain itu Roche juga menyampaikan pesan untuk teman-teman mahasiswa agar tetap semangat berprestasi, “Jangan takut mencoba hal baru dan jangan membandingkan perjalanan kita dengan orang lain. Bagiku, setiap orang punya waktunya masing-masing. Hal yang penting, tetap konsisten, terus berdoa, dan nikmati setiap proses perjalanannya. Do your best and let God do the rest.”
Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., MMB turut bangga dan memberikan apresiasi atas capaian ini. “FKUI bangga memiliki Keisha Rochelline Simorangkir sebagai bagian dari keluarga besar sivitas akademika FKUI. Ia telah menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran tidak hanya dipersiapkan menjadi tenaga medis yang unggul, tetapi juga pemimpin masa depan yang adaptif, inovatif, dan inspiratif. Capaian ini kami harapkan dapat memotivasi mahasiswa FKUI lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, serta mengharumkan nama almamater dan bangsa Indonesia di kancah yang lebih luas.”



